Syaikh Abdus Shomad
lahir di Jawa Barat. Tanggal dan tahun kelahiran belum ditemukan. Beliau
diperkirakan lahir pada abad ke-16 M. Data yang mendukung terdapat pada bekas
prasasti kayu dengan huruf Jawa yang tertulis “Gebyog Iki Dibangun Ing Tahun
1817 Masehi. Gebyog adalah Cungkup makam Syaikh Abdus Shomad. Sedangkan
bangunan makam tersebut dibangun oleh Mbah Kyai Muhammad Noer Zaman, yang dalam
catatan silsilah keluarga Jombor merupakan keturunan ketujuh dari Syaikh Abdus
Shomad.
Petunjuk lain yaitu
antara Syaikh Abdus Shomad dengan Adipati Joko Kaiman terdapat hubungan besan.
Hasanudin putra Syaikh Abdus Shomad dinikahkan dengan putri dari Adipati Joko
Kaiman. Hubungan ini mengindikasikan adanya rentang masa kehidupan mereka dalam
kurun waktu yang sama.
Beberapa tahun
kenudian bangunan makam yang semula terbuat dari ijuk diganti dengan seng atas
prakarsa Syaikh Abdul Malik (Kedung Paruk Purwokerto), seorang ulama
Kharismatik dan Guru Besar Thariqah An-Naqsabandiyah Al-Khalidiyah dan
Asy-Syadziliyah Indonesia, putra dari Syaikh Muhammad Ilyas Sokaraja, keturunan
ke-empat Pangeran Diponegoro, bangswan dari Kesultanan Yogyakarta. Syaikh Abdul
Malik Dari pihak ayah yaitu Syaikh
Muhammad Ilyas keturunan Kasultanan Yogyakarta, sedang dari pihak ibu keturunan
Syaikh Abdus Shomad keturunan Padjajaran.
Setelah dari Makkah
Syaikh Muhammad Ilyas dinikahkan dengan adik dari Syaikh Abdullah Kepatihan
Tegal akan tetapi tidak dikaruniai keturunan, kemudian dinikahkan kembali
dengan cucu Syaikh Andus Shomad yaitu Nyai Zainab, dan dikaruniai empat orang
anak. Anak pertama laki-laki yang diberi nama Muhammad Asy’ad yang kemudian
dikenal
Belum ada tanggapan untuk "Riwayat Kelahiran"
Posting Komentar