Cipete merupakan
nama Desa dimana Syaikh Abdus Shomad tinggal memiliki sejarah nama yang
menarik. Ada dua versi untuk mengetahui asal-usul nama desa ini, antara lain :
1.
Wilayah Cipete
pernah menjadi perebutan antara Kawedanan Karanglewas dengan (Pasir Luhur)
dengan Kawedanan Ajibarang. Tarik menarik antara siapa yang berhak menguasai.
Dengan berbagai kesepakatan dan perundingan diantara dua Kawedanan tersebut
diambil kesepakatan bahwa wilayah yang sempit “Cupet” menjadi wilayah tersendiri,
bukan bagian dari wilayah Kawedanan Ajibarang maupun Karanglewas (Pasir Luhur).
Tokoh pendiri Desa saat itu hanya memberikan jawaban tentang tidak adanya
keterpihakan dan ketidakkesiapannya untuk tunduk kepada kedua Kawedanan, dengan
mengatakan, “ Panggonan Kaya Kiye Cupete Kok Degawe Rageg” ( Wilayah
yang segini sempitnya kenapa menjadi keributan). Berawal dari kata Cupete
berubahlah ungkapan menjadi Cipete.
2.
Bahwa kata Cipete
berasal dari kata dalam bahasa Sunda. Hal ini beralasan mengingat Syaikh Abdus
Shomad berasal dari Cirebon dan Sunda Kelapa, menantu-menantu beliau juga
berasal dari Cirebon Sunda, sehingga terpengaruh budaya dan tradisi Sunda.
Berdasarkan penelitian bahwa terdapatnya Kali Mengaji dan Kali Logawa, (di
wilayah Ketapang Karanglewas) menjadi batas wilayah barat banyak dipengaruhi
budaya Sunda atau Kerajaan Galuh Pakuwan atau Padjajaran. Bukti-bukti itu dapat
di lihat dari nama-nama desa yang berawalan ci, seperti Cilongok, Cikawung,
Cipete, Citamo, Ciberung dan lainnya.
Belum ada tanggapan untuk "Asal Usul Nama Desa CIPETE"
Posting Komentar